dr. Gatot, Irigasi, Fondasi Ketahanan Pangan, Daerah
Sukabumi – Pembangunan dan penataan jaringan irigasi dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan ketahanan pangan daerah. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., dalam Pertemuan Konsultasi Masyarakat terkait penyusunan perencanaan teknis Daerah Irigasi (DI) Cikarang Nguluwung Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kecamatan Jampangkulon,
Menurut dr. Gatot, perencanaan teknis DI Cikarang Nguluwung menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian di Kecamatan Jampangkulon dapat terpenuhi secara optimal. “Partisipasi petani adalah kunci dalam merumuskan infrastruktur yang tepat sasaran. Saya berharap penyusunan perencanaan teknis ini melahirkan desain yang komprehensif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan petani di lapangan, ” ujarnya.
Ia menambahkan, ketika irigasi berjalan baik maka stabilitas produksi dapat dijaga. Hal ini akan mempermudah pencapaian tujuan besar dalam memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Sukabumi. “Semoga proyek ini dapat segera direalisasikan dan memberi manfaat nyata bagi para petani serta masyarakat luas, ” tegasnya, Kamis (27/11/2025).
Pertemuan konsultasi ini juga dihadiri Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Aan Heryadi, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap perencanaan teknis tersebut. Ia berharap proyek DI Cikarang Nguluwung dapat direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026 sebagai prioritas di UPTD Cisadane Cibareno, dengan tetap memperhatikan kebutuhan daerah lain di Jawa Barat.
Camat Jampangkulon, Dading, turut mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, peningkatan infrastruktur irigasi sangat krusial bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayahnya. “Kami siap mendukung penuh setiap tahapan dalam perencanaan hingga realisasi proyek irigasi Cikarang Nguluwung. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur irigasi, mendukung petani lokal, dan mewujudkan swasembada pangan di Sukabumi, ” tambahnya.































:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382025/original/028973600_1760525453-IMG_6059.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4519263/original/002213900_1690723743-20230730IY_BRI_Liga_1_Persija_Jakarta_vs_Persebaya_Surabaya_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5381739/original/070404100_1760516323-Ridho.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5244174/original/082255300_1749138695-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-21.JPG)


