DPRD Sumut Soroti Minimnya Pengawasan Keselamatan Pelayaran di Danau Toba. “Tak Mampu Kerja Silakan Mundur

1 month ago 25

SAMOSIR-Anggta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyoroti masih kurangnya pengawasan keselamatan pelayaran di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan dan masyarakat yang menggunakan moda transportasi penyeberangan danau, "ujar Anggta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, Viktor Silaen, Minggu 04 Januari 2026.

Sorotan tersebut disampaikan Viktor Silaen menyusul beredarnya rekaman video kapal membawa kelebihan muatan dan sejumlah pelanggaran di lapangan, mulai dari sepeda motor berlebihan diangkut dan tidak adanya pengawasan dari otoritas pelabuhan.

“Danau Toba ini etalase pariwisata nasional. Kalau pengawasan keselamatan pelayaran masih amburadul, ini sangat memalukan dan berisiko tinggi. Jangan tunggu terjadi kecelakaan baru bertindak, ”tegas Viktor Silaen yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Toba

ia juga menilai, instansi teknis yang bertanggung jawab atas keselamatan pelayaran termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan, belum bekerja maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan aturan. 

Padahal, regulasi terkait keselamatan pelayaran sesuai peraturan yang diterbitkan Kementerian Perhubungan sudah cukup jelas dan tegas. “Kalau memang tidak mampu menjalankan tugas sesuai aturan, lebih baik mundur."tegasnya

Ditegaskannya, Keselamatan pelayaran di perairan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba harus menjadi prioritas, karena Keselamatan nyawa manusia tidak boleh dikompromikan, ”ujar legislator tersebut dengan nada keras.

Selain itu, ia meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan pelayaran di Danau Toba, terutama pada momen libur panjang dan puncak kunjungan wisatawan dengan menambah personel pengawas,  

“Kita tidak ingin Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba hanya indah di promosi, tapi rawan dalam praktik. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, ”pungkas Viktor Silaen 

Sementara Ketua OPS Marihat Permai, Ramjan Siallagan menyampaikan, bahwa petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan belum pernah datang ke pelabuhan OPS Marihat

Hal senada juga disampaikan oleh petugas jaga pelabuhan Tomok Pariwisata, petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan tidak ada kami lihat di pelabuhan pariwisata Tomok sejak arus balik berlangsung 

"Pengawasan dipelabuhan pariwisata Tomok hanya di awasi oleh Satuan Polisi Perairan (Polairud) dan Dinas Perhubungan Samosir bersama warga sekitar, " ujar Marga Sijabat melalui sambungan selulernya, Minggu 04 Januari 2026, (Karmel)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |