Benda, Kota Tangerang, - Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Benda dan sekitarnya. Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Makiyah resmi bertransformasi menjadi Rumah Sakit Makiyah.
Perubahan tersebut ditandai dengan peresmian yang dilakukan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, bertepatan dengan milad ke-10 tahun RS Makiyah.
Peresmian tersebut berlangsung Rumah Sakit yang berlokasi di Jalan KH Kuding, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Minggu 9 Agustus 2026.
Transformasi ini membuat layanan RS Makiyah tidak lagi terbatas pada pelayanan ibu dan anak. Rumah sakit tersebut kini memperluas cakupan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan
masyarakat secara lebih menyeluruh.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan, keberadaan RS Makiyah menjadi bagian penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan di Kota Tangerang.

Menurutnya, Pemkot Tangerang terus mendorong investasi di bidang kesehatan, termasuk membuka ruang bagi dunia usaha untuk ikut berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, Kota Tangerang membuka investasi bagi masyarakat maupun dunia usaha, baik dari luar maupun internal Kota Tangerang sendiri, yang berkegiatan di bidang kesehatan, " kata Maryono kepada Banten Ekspres di lokasi.
Ia menuturkan, RS Makiyah telah berusia 10 tahun dan selama ini dikenal sebagai rumah sakit yang fokus memberikan pelayanan kepada ibu dan anak. Dengan bertransformasi menjadi rumah sakit umum, jenis pelayanan yang diberikan kini semakin luas.
"Mudah-mudahan dengan pelayanan yang bertambah ini semakin mendekatkan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan maupun medis lainnya, " ujarnya.
Maryono berharap keberadaan rumah sakit umum tersebut dapat memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan, khususnya warga di wilayah Benda dan kawasan sekitarnya.
Pemkot Tangerang, lanjutnya, juga terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit swasta untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui kepesertaan BPJS Kesehatan maupun program cek kesehatan gratis.
Sudah 36 Rumah Sakit
Maryono menyebut, saat ini terdapat sekitar 36 rumah sakit di wilayah Kota Tangerang. Dari jumlah tersebut, rumah sakit umum daerah (RSUD) milik pemerintah daerah berjumlah tiga, dengan dua di antaranya telah beroperasi dan satu lainnya masih dalam tahap persiapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, menjelaskan, perubahan status rumah sakit tidak dapat dilakukan secara langsung. Ada sejumlah standar dan persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari sarana prasarana, kapasitas tempat tidur, jenis pelayanan hingga sumber daya manusia.
"Perubahannya berdasarkan sarana prasarana dan kemampuan layanan. Ada standar yang harus dipenuhi, kemudian mengurus perizinannya. Semua itu ada persyaratan yang perlu dipenuhi, " jelas Dini.
Menurut Dini, peningkatan status rumah sakit juga membutuhkan kesiapan fasilitas serta penambahan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis.
"Rumah sakit harus berusaha memperluas dan menyiapkan sarana prasarananya. Belum lagi harus menambah dokter dan sumber daya manusianya, " katanya.
Kabar baiknya, RS Makiyah telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dengan demikian, masyarakat Benda, Batuceper dan wilayah sekitarnya kini memiliki pilihan layanan kesehatan yang lebih dekat.
"Sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Jadi akses masyarakat di wilayah Benda, Batuceper dan sekitarnya bisa lebih dekat ke Rumah Sakit Makiyah, " ungkap Dini.
Dini juga menjelaskan, dari tiga RSUD milik Pemkot Tangerang, dua telah beroperasi. Sementara RSUD Panongan Barat masih dalam tahap persiapan menuju operasional.
"Kalau pemerintah ada dua yang sudah operasional, satu menuju operasional. RSUD Panongan Barat masih proses operasional. Baru gedung manajemen, yang lainnya masih dipersiapkan tahun ini, " tuturnya.
Tambah Dokter Spesialis
Direktur RS Makiyah, drg Novitasari Resmi Ningsih, mengatakan transformasi tersebut merupakan langkah rumah sakit untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih beragam.
"Jadi kami transformasi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Makiyah menjadi Rumah Sakit Makiyah. Kami ingin memenuhi pelayanan kesehatan di masyarakat. Awalnya kami fokus hanya kepada ibu dan anak, sekarang kami membuka pelayanan lebih luas lagi, " kata Novitasari.

Saat ini, RS Makiyah telah menyediakan sejumlah layanan dokter spesialis, di antaranya spesialis ibu dan anak, bedah, penyakit dalam serta sejumlah dokter spesialis pendukung lainnya.
Ke depan, pihak rumah sakit akan menambah layanan spesialis lainnya, seperti mata, kulit dan kelamin, rehabilitasi medik, saraf dan sejumlah layanan lainnya.
"Insyaallah nanti akan ada penambahan dokter-dokter spesialis di Rumah Sakit Makiyah, " ujarnya.
Novitasari menegaskan, perluasan pelayanan akan dibarengi dengan peningkatan fasilitas rumah sakit. Langkah tersebut menjadi bagian dari visi RS Makiyah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
"Ke depannya kami membuka spesialis mata, kulit kelamin, rehabilitasi medik, saraf dan lain sebagainya. Mudah-mudahan bisa sejalan dengan cita-cita menjadi rumah sakit internasional, termasuk dengan peningkatan fasilitas, " pungkasnya. (*)


















































