Diduga Aniaya Wartawan Oknum Kades Wirasinga Jadi Sorotan

3 months ago 59

PANDEGLANG, - Dugaan penganiayan dilakukan oknum Kepala Desa Wirasinga Kecamatan Mekarjaya, berinisial S terhadap wartawan media online, menambah citra buruk seorang pejabat publik di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten.

Peristiwa itu terjadi ketika wartawan Tabloid Tipikor, Dedi tengah menjalankan tugas jurnalistiknya hendak konfirmasi seputar kegiatan pembangunan desa kepada oknum Kades Wirasinga, pada Jumat (15/8/2025) lalu.

Namun bukannya dilayani sebagai mana mestinya sebagai aparatur pemerintah yang sejatinya memberikan keterangan informasi kepada insan pers sebagai mitra kerja dalam pengawasan percepatan pembangunan nasional. Oknum S selaku kepala desa malah diduga melakukan penganiayaan terhadap wartawan.

Kepada media ini, Dedi yang tak lain korban mengatakan, kejadian itu bermula saat dirinya mendatangi kantor Desa Wirasinga hendak konfirmasi seputar program pembangunan desa. Saat itu dirinya ditemui kades S dan beberapa staf desa. 

Sebelum konfirmasi seputar kegiatan desa, kata Dedi, dirinya mengaku sempat berbincang dengan oknum S, dan saat itu tak ada masalah. 

"Awalnya tak ada masalah, tapi setelah salah satu staf desanya menanyakan perihal pernikahan teman saya bulan lalu dan waktu itu saya sebagai saksi, Syafardi selaku Kades Wirasinga langsung naik pitam marah ke saya penuh arogansi membentak bentak dengan nada kasar hingga mendorong saya yang mengakibatkan seragam media pun robek dan beberapa luka lebam dibagian tubuh, lantaran tersungkur ke tanah, " terang Dedi

Dikatakan Dedi, oknum Kades S juga melakukan pengancaman terhadap dirinya dengan mengatakan, "Jangan macam - macam di wilayah saya, kalau saya perintahkan warga saya buat mengeroyok kamu bakal habis di keroyok warga saya." ungkapan itu sempat membuat Dedi penuh khawatir. Dalam benaknya ada rasa ketakutan bilamana benar oknum S melakukan hal itu dan warga terprovokasi tentu akibatnya akan lebih fatal menimpa dirinya.

Atas peristiwa itu Dedi pun menempuh jalur hukum dan melaporkan dugaan penganiayaan ke Mapolsek Banjar, dengan harapan pelaku ( oknum kades ) menerima sanksi hukum atas semua perbuatannya. 

"Setelah dilakukan upaya pengobatan dari Puskesmas setempat, saya pun melaporkan oknum kades wirasinga ke Mapolsek Banjar. Dan informasi dari penyidik katanya masih tahap penyelidikan. Kita tunggu saja sejauh mana pihak kepolisian menindak pelaku berdasarkan supremasi hukum pidana yang berlaku di negeri ini, " terang Dedi

Ditempat terpisah Ketua Front Jurnalis Siber Kabupaten Pandeglang, Yayan didampingi sekretarisnya, Mirta kepada media ini mendesak pihak kepolisian segera menindak dengan tegas oknum kades yang bersangkutan atas perbuatan dugaan penganiayaan terhadap wartawan.  

"Sungguh memalukan ada oknum kades arogan kepada wartawan hingga melakukan perbuatan kekerasan. Ini jangan dibiarkan harus mendapat sanksi hukum yang jelas. Untuk itu saya minta kepolisian segera menangkap oknum S dan memproses hukum akibat perbuatan yang telah dilakukannya, " pungkas Yayan 

Sementara S selaku Oknum Kades Wirasinga, hingga berita ini dtayangkan belum dapat dikonfirmasi.***

Read Entire Article
Karya | Politics | | |