Di Hadapan Danrem 132/Tadulako, Bupati Morowali Sebut Bahodopi Kini “Jakarta Kecil”

4 hours ago 2

MOROWALI, Sulawesi Tengah– Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyebut Kecamatan Bahodopi kini telah menjelma menjadi “Jakarta kecil” seiring pesatnya pertumbuhan industri dan meningkatnya jumlah penduduk di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Iksan saat memberikan sambutan pada acara penyambutan Komandan Komando Resor Militer 132/Tadulako, Suntara Wisnu Budi Hidayanta, Senin (22/6/2026) malam.

Menurut Iksan, perkembangan pesat kawasan industri di Morowali telah mendorong lonjakan aktivitas ekonomi sekaligus pertumbuhan penduduk, khususnya di Bahodopi. Namun, kondisi tersebut juga memunculkan sejumlah tantangan baru yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Di daerah Bahodopi itu sangat padat penduduknya sehingga mulai macet. Jakarta kecil itu ada di sini, ” ujar Iksan.

Ia menjelaskan, tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas industri menyebabkan sejumlah persoalan perkotaan mulai muncul, seperti kemacetan lalu lintas dan meningkatnya volume sampah.

Bupati Morowali menilai tantangan tersebut tidak dapat ditangani oleh pemerintah daerah semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI, pelaku usaha, dan masyarakat agar pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Selain persoalan kemacetan, Iksan menyoroti pengelolaan sampah sebagai isu paling krusial di tengah pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.

Pemerintah Kabupaten Morowali, kata dia, telah melakukan berbagai inovasi dalam penanganan sampah. Namun, upaya menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Yang paling krusial karena pertambahan penduduk ini adalah soal sampah. Mungkin sebelumnya belum kesampaian, nanti kita kerja bakti dan bersama-sama memerangi sampah, baik di darat maupun di laut, ” katanya.

Melalui momentum penyambutan Danrem 132/Tadulako, Iksan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Morowali.

Menurutnya, pesatnya pertumbuhan kawasan industri harus diimbangi dengan penguatan infrastruktur, pengelolaan lingkungan yang baik, serta peningkatan kualitas layanan publik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |