Danrem 172/PWY Resmikan PLTMH Karya Satgas Yonif 511/DY

5 days ago 3

Lanny Jaya, - Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang dibangun oleh Satgas Yonif 511/DY di Kampung Koka, Distrik Malagayneri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

PLTMH yang dibangun oleh personel Satgas Yonif 511/DY itu memanfaatkan aliran sungai di sekitar Kampung Koka sebagai sumber energi ramah lingkungan untuk menghasilkan listrik bagi warga setempat.

Selama ini masyarakat di kampung tersebut masih sangat terbatas dalam memperoleh akses listrik, sehingga kehadiran pembangkit listrik itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada kesempatan itu, Danrem menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras prajurit Satgas Yonif 511/DY yang tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga aktif membantu pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan PLTMH ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kampung Koka untuk mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan anak-anak, serta meningkatkan perekonomian warga, ” kata Danrem. Selasa (17/03/2026).

Proses pembangunan PLTMH tersebut dilakukan secara gotong-royong antara prajurit Satgas Yonif 511/DY bersama masyarakat Kampung Koka. Kerjasama itu menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di daerah terpencil yang masih membutuhkan berbagai fasilitas dasar.

Sementara itu, Dansatgas Letkol Inf Amar Supratman, mengatakan jika pembagunan PLTMH itu merupakan wujud kepedulian dan kecintaan prajurit kepada masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Lanny Jaya.

“Kami bersyukur dapat menyelesaikan pembangunan PLTMH ini untuk masyarakat Kampung Koka. Harapan kami, fasilitas ini dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan penerangan untuk belajar pada malam hari, ” jelas Dansatgas. (*)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |