TANGERANG — Razia stasioner yang digelar Polresta Bandara Soekarno-Hatta di Perimeter Utara pada Selasa (9/6) dini hari berakhir tanpa gangguan menonjol.
Perwira Pengawas Ipda Supian menjelaskan bahwa pada razia stasioner tersebut pihaknya melibatkan 30 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi.
“Sejumlah kendaraan dinas roda dua dan roda empat juga dikerahkan untuk mendukung kegiatan, ” kata Supian di sela-sela memimpin kegiatan.
*Cegah Gangguan Kamtibmas*
Menurut dia, razia ini fokus mengantisipasi ambang gangguan, terorisme, curat, curas, serta potensi konflik antarmasyarakat di kawasan bandara.
Petugas juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan memberikan imbauan kamtibmas kepada pengguna jasa serta karyawan.
“Alhamdulillah, pada kegiatan ini tidak ditemukan kejadian menonjol. Situasi wilayah hukum Polresta Bandara Soekarno-Hatta terpantau aman dan kondusif, ” ujarnya.
Polresta Bandara Soetta menegaskan patroli dan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala, khususnya pada jam rawan, guna menjaga stabilitas keamanan di kawasan bandara internasional.
*Layanan 110 Polri*
Melalui momen itu, ia pun berpesan kepada masyarakat bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat.
"Atau menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang aktif dan responsif selama 24 jam. Mari bersama-sama kita ciptakan kamtibmas kondusif di lingkungan masing-masing, " tandasnya.
*Apresiasi Masyarakat*
Feri (54), pengguna jasa bandara yang melintas saat razia mengapresiasi Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
"Terima kasih kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Kami merasa aman dan nyaman beraktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini, " katanya.(Humas).

















































