Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok Hadiri MPLS Ramah di SDN 10 Koto Baru, Tanamkan Karakter Sejak Dini

8 hours ago 2

SOLOK – Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri 10 Koto Baru, Kabupaten Solok, Rabu (15/7). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Nia didampingi perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok. Kehadiran mereka disambut hangat oleh kepala sekolah, tenaga pendidik, orang tua, serta para siswa baru yang mengikuti rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Ny. Nia Jon Firman Pandu menegaskan bahwa MPLS Ramah merupakan tahap awal yang penting bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, para guru, serta teman-teman baru. Menurutnya, proses pengenalan tersebut akan membantu siswa lebih percaya diri dan nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, sayangi teman, serta biasakan hidup bersih, disiplin, dan berakhlak mulia sejak sekarang, " pesan Ny. Nia kepada para peserta didik.

Ia juga mengapresiasi seluruh tenaga pendidik dan pihak SD Negeri 10 Koto Baru yang telah mempersiapkan pelaksanaan MPLS Ramah dengan baik. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan dengan pendekatan ramah anak akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik sejak dini.

Selama kegiatan MPLS, para siswa memperoleh berbagai materi mengenai pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, pembiasaan hidup disiplin, serta pendidikan karakter sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan dasar.

Pemerintah Kabupaten Solok terus mendorong pelaksanaan MPLS yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai positif, serta perlindungan terhadap hak-hak anak di lingkungan pendidikan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Melalui kehadiran Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok dalam kegiatan tersebut, diharapkan semangat belajar para siswa semakin meningkat sekaligus memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam mewujudkan generasi Kabupaten Solok yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |