KABUPATEN BANDUNG – Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus kegiatan panen ayam Program Cikabayam di kawasan Gudmurah III Banjaran, Jalan Dipatiukur Nomor 1, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2026).
Cikabayam merupakan program terpadu yang mencakup pengelolaan Citarum serta pengembangan peternakan kambing, domba, dan ayam. Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mendukung ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danlanud Sulaeman, Danrem 062/Tarumanagara, para Asisten Kasdam III/Siliwangi, para komandan satuan dan kepala badan pelaksana Kodam III/Siliwangi, unsur Pemerintah Kabupaten Bandung, kepala dinas terkait, tokoh masyarakat, kelompok peternak, serta para mitra kerja.
Pangdam III/Siliwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mengembangkan kawasan Cikabayam menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan panen ayam yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti bahwa pengelolaan sumber daya secara terencana mampu memberikan hasil nyata bagi penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, ” kata Mayjen TNI Kosasih.
Menurut Pangdam, ketahanan pangan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah. Ketersediaan pangan yang memadai akan menciptakan stabilitas sosial, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta meningkatkan daya tahan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.
Karena itu, TNI Angkatan Darat melalui Kodam III/Siliwangi terus mendorong hadirnya berbagai program produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program Cikabayam merupakan bagian dari komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mendukung program pemerintah. Pengembangan peternakan ayam, kambing, dan domba yang dipadukan dengan pengelolaan kawasan Citarum diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, ” ujarnya.
Pangdam menilai keberhasilan panen ayam tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pengelola untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola peternakan. Pengelolaan yang modern, pemeliharaan kesehatan ternak, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas.
Selain menghasilkan sumber pangan, kawasan Cikabayam juga diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan kelompok peternak dan masyarakat sekitar akan memberikan dampak ekonomi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan pengetahuan dalam bidang peternakan terpadu.
“Saya berharap kawasan Cikabayam terus berkembang menjadi kawasan percontohan peternakan terpadu yang mampu menginspirasi satuan-satuan lain dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi wilayahnya, ” tutur Pangdam.
Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan sinergi berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, kelompok peternak, mitra kerja, dan masyarakat.
“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, saya yakin program ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, ” tegasnya.
Melalui Program Cikabayam, Kodam III/Siliwangi berupaya menghadirkan model pengelolaan sumber daya yang mengintegrasikan produktivitas pangan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Program ini diharapkan terus berkembang dan dapat direplikasi di berbagai wilayah sesuai dengan potensi daerah masing-masing.
Pangdam juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta menjadikan setiap keberhasilan sebagai motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (PERS)











































