Bukittinggi Luncurkan Layanan Darurat 112: Respons Cepat untuk Warga

8 hours ago 6

BUKITTINGGI - Bukittinggi kini selangkah lebih maju dalam memberikan rasa aman bagi warganya. Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika secara resmi meluncurkan implementasi Layanan Darurat 112. Peresmian ini menandai era baru pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan sigap, bertempat di Bukittinggi Command Center (BCC) pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Transformasi digital bukan sekadar jargon, melainkan agenda krusial yang digalakkan pemerintah pusat melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Tujuannya jelas: menciptakan pelayanan publik yang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi genting.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menegaskan komitmen penuh Pemko Bukittinggi dalam menghadirkan akses pelayanan kedaruratan yang cepat, mudah, dan terpadu. “Kehadiran Layanan Darurat 112 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kedaruratan yang cepat, mudah, dan terpadu, ” ujarnya. Ia menambahkan, layanan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama saat dibutuhkan penanganan segera. Dengan satu nomor panggilan, bantuan dapat dijangkau lebih sigap dan terkoordinasi.

“Keberhasilan Layanan Darurat 112 tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh sinergi dan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam memberikan respon yang cepat dan tepat. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga kualitas pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, ” kata Rismal Hadi.

Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi, Asrar Fernando, menjelaskan lebih lanjut bahwa implementasi Layanan Darurat 112 ini adalah wujud nyata transformasi digital dalam pelayanan publik. Ia menekankan bagaimana teknologi, proses bisnis, dan kolaborasi antar perangkat daerah kini terintegrasi dalam satu sistem layanan yang responsif.

“Kehadiran nomor tunggal panggilan darurat 112 menjadi solusi atas kebutuhan tersebut. Di mana masyarakat cukup mengingat satu nomor untuk melaporkan berbagai kondisi kedaruratan yang memerlukan respon cepat dari pemerintah, ” ungkapnya.

Lebih dari sekadar memenuhi agenda nasional, kehadiran Layanan Darurat 112 di Bukittinggi adalah upaya serius Pemko untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan. Diharapkan, layanan ini mampu mempercepat koordinasi antar instansi dan memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

Dengan begitu, diharapkan pelayanan kedaruratan di Kota Bukittinggi akan semakin modern, terintegrasi, dan tentunya berstandar nasional.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |