Medan — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Kerakyatan Sumatera Utara (BEM-SI), Ilham Syahputra, menyoroti maraknya dugaan peredaran dan penggunaan narkoba di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Medan, khususnya di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Medan Baru.
Ilham menilai, sejak Kombes Pol. Calvijn Simanjuntak menjabat sebagai Kapolrestabes Medan, aktivitas razia di tempat hiburan malam mulai jarang terlihat. Padahal, saat masih menjabat sebagai Dirnarkoba Polda Sumut, Calvijn dikenal tegas dan disegani oleh para pengusaha hiburan malam di kota ini.
“Kemarin galak kali waktu menjabat Ditresnarkoba Poldasu. Sekarang, setelah jadi Kapolrestabes Medan, sudah tidak terlihat lagi taringnya, ” ujar Ilham, Jumat (24/10).
Berdasarkan informasi yang beredar, salah satu tempat hiburan malam yang disebut-sebut menjadi lokasi aman bagi pengguna narkoba adalah Crypton. Informasi tersebut diperoleh dari pengunjung tetap tempat hiburan malam itu yang mengaku kepada awak media.
“Merek LV biru di situ, ” ujar seorang pria berkulit gelap yang akrab disapa Ganjang.
Ketika ditanya apa maksud dari LV, pria itu menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah Louis Vuitton biru, sejenis narkoba yang dijual seharga sekitar Rp350 ribu per butir.
Menanggapi temuan itu, Ilham mendesak Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan. Ia menegaskan bahwa aparat harus menutup tempat hiburan malam tersebut apabila terbukti menjadi lokasi peredaran maupun konsumsi narkoba.
“Tutup lokasinya jika terbukti jadi tempat konsumsi, dan beri tindakan tegas terhadap pemiliknya jika ada peredaran narkoba di sana, ” tegas Ilham.
Ilham juga mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan di tempat hiburan malam dapat merusak generasi muda dan menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.







































