Aksi Nyata di Lapangan, Kodim 1401/Majene Pacu Jembatan Gantung Perintis Garuda Untuk Masyarakat

15 hours ago 3

Majene - Progres pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di wilayah Kabupaten Majene terus digenjot oleh personel Kodim 1401/Majene yang bergotong royong bersama masyarakat. Jembatan gantung dengan panjang 70 meter dan lebar 1, 2 meter ini rencananya akan menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sabtu (20/6/2026).

Saat ini, personel TNI bersama warga fokus mengerjakan penggalian lubang angkur (anchor) untuk tiang bawah jembatan. Pekerjaan tersebut dilakukan secara manual dengan semangat kebersamaan, mengingat tahap ini menjadi salah satu bagian terpenting dalam pembangunan jembatan gantung.

Babinsa Desa Adolang Dhua, Sertu Muh. Yusuf, menjelaskan bahwa lubang angkur berfungsi sebagai penahan beban tarik kabel utama jembatan. Karena itu, proses pengerjaannya harus dilakukan dengan teliti agar konstruksi yang dibangun nantinya benar-benar kuat dan aman digunakan masyarakat.

"Penggalian lubang angkur ini merupakan tahap yang sangat penting karena menjadi pondasi utama penahan kabel jembatan. Kami bersama masyarakat terus bekerja agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan hasilnya aman untuk digunakan dalam jangka panjang, " ujar Sertu Yusuf.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan jembatan merupakan jalur yang setiap hari dilalui warga untuk beraktivitas, termasuk para pelajar yang menuju sekolah. Selama musim kemarau, sungai masih dapat dilintasi dengan relatif aman. Namun saat musim hujan, debit air meningkat dan arus menjadi deras sehingga kerap menyulitkan bahkan membahayakan masyarakat yang hendak menyeberang.

Masyarakat Desa Adolang Dhua pun menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap kehadiran jembatan gantung Perintis Garuda dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses pendidikan, mendukung aktivitas ekonomi, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini harus bergantung pada kondisi sungai untuk beraktivitas.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |