54 Capaska Bukittinggi Siap Kibarkan Merah Putih HUT RI ke-81

15 hours ago 4

Bukittinggi - Semangat membara terpancar dari 54 pemuda-pemudi Kota Bukittinggi yang kini tengah menjalani serangkaian pelatihan dan pendidikan intensif. Mereka adalah Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) yang terpilih untuk mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 mendatang. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Bambang, Wali Kota Bukittinggi, secara langsung membuka kegiatan penting ini pada Senin, 20 Juli 2026, di Balairung Rumah Dinas Wako. Suasana haru dan bangga terasa kental, menandai dimulainya babak baru bagi para calon Paskibraka ini.

Kepala Badan Kesbangpol Bukittinggi, Nenta Oktavia, menyampaikan bahwa dari ribuan pendaftar, hanya 54 individu terbaik yang berhasil lolos seleksi ketat. Mereka terdiri dari 28 putra dan 26 putri, yang siap menempa diri mulai tanggal 21 Juli hingga 15 Agustus 2026. Puncak dari pendidikan dan latihan ini adalah program 'Desa Bahagia' yang akan mereka jalani dari tanggal 8 hingga 18 Agustus 2026.

“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kebanggaan yang hanya bisa dirasakan sekali seumur hidup, sebuah kehormatan yang patut diperjuangkan, ” ujar Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya.

Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim seleksi, para pelatih, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses seleksi Capaska Kota Bukittinggi.

Wali Kota Ramlan Nurmatias berpesan agar seluruh peserta mengerahkan kemampuan terbaik mereka.

“Saya berharap seluruh calon Paskibraka mempersiapkan diri secara maksimal, baik mental, fisik, maupun kedisiplinan. Pendidikan dan pelatihan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berintegritas, berjiwa bela negara, dan berdaya saing, ” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, semangat juang, dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan arti penting memahami sejarah dan budaya bangsa, khususnya peran Bukittinggi sebagai Ibu Kota Darurat Republik Indonesia (PDRI). “Bukittinggi memiliki catatan sejarah yang luar biasa, menjadi salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang menerima Bendera Duplikat Pusaka karena perannya yang vital dalam perjuangan bangsa, ” jelasnya.

Pada momen yang sama, Wali Kota Bukittinggi juga melepas tiga putra-putri terbaik Kota Bukittinggi yang berhasil menembus seleksi Calon Paskibra tingkat Provinsi Sumatra Barat. Mereka adalah Fajar Jantan Padang Balak Harahap dari SMA Negeri 2 Bukittinggi, Siti Zahira Wadi dari SMA Negeri 1 Bukittinggi, dan Keysha Epprilya Fashla dari SMA Negeri 5 Bukittinggi. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi rekan-rekan seangkatannya.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |