MESUJI - Demi mewujudkan keamanan yang solid dan menjaga ketertiban di setiap sudut wilayah, Polsek Simpang Pematang, Polres Mesuji, menggelar apel akbar bertajuk 'Sabuk dan Kentongan Kamtibmas'. Acara ini menjadi saksi bersatunya langkah kepolisian dengan seluruh komponen masyarakat, sebuah upaya nyata untuk memperkuat sistem keamanan swakarsa yang telah ada.
Halaman Mapolsek Simpang Pematang menjadi saksi bisu pertemuan penting ini. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Simpang Pematang, apel ini dihadiri oleh para pilar kecamatan dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpang Pematang dan Panca Jaya, para tokoh masyarakat yang bijaksana, pemuka agama yang membimbing, seluruh perwakilan Ormas yang berdedikasi, serta seluruh personel Satuan Linmas yang siap siaga. Momen kebersamaan ini terhelat pada Jumat, 17 April 2026, pagi hari, di Kabupaten Mesuji.
Apel ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah wadah strategis untuk menyatukan visi dan misi antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang untuk membekali dan meningkatkan kesiapan serta kedisiplinan para pengamanan desa dalam menjalankan tugas mulia mereka.
Kapolsek Simpang Pematang, Kompol Ery Hafri S.H, M.H, yang turut menyampaikan amanat dari Kapolres AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H, tak lupa melontarkan apresiasi tulus kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir. Beliau menekankan betapa vitalnya peran 'Sabuk Kamtibmas', 'Kentongan', dan 'Linmas' sebagai mata dan telinga kepolisian di lapangan. Mereka adalah garda terdepan yang mampu mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini, sebelum masalah membesar.
"Keamanan bukanlah domain tunggal kepolisian, melainkan sebuah tanggung jawab kolektif yang diemban oleh kita semua. Kehadiran Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama hari ini memberikan suntikan semangat dan arahan yang sangat berharga. Ini memastikan bahwa pelaksanaan tugas pengamanan tidak hanya mengedepankan ketegasan, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan, ajaran agama, dan kearifan lokal yang kita junjung tinggi, " ujar Kompol Ery Hafri.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dalam setiap tindakan, bertindak selalu sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, serta membangun jembatan komunikasi yang kokoh dengan seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Camat Panca Jaya, Ali Hasan S.T, selaku perwakilan Forkopimcam, menyatakan dukungan penuh atas inisiatif yang digagas oleh pihak kepolisian. Beliau berharap sinergi yang telah terjalin erat ini dapat terus dipupuk dan dijaga. Tujuannya jelas, yakni untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, yang pada akhirnya akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan pembangunan di Kecamatan Simpang Pematang dan Panca Jaya.
Para Tokoh Masyarakat yang turut hadir turut memberikan pesan moral yang mendalam. Mereka berpesan agar seluruh petugas menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat.
Suasana apel yang khidmat dan penuh kekeluargaan ini diakhiri dengan sebuah simulasi memukul kentongan secara serentak, sebuah simbol persatuan dan kewaspadaan bersama. Melalui gelaran ini, harapan besar tertuju pada terjaganya situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Simpang Pematang agar senantiasa dalam kondisi yang baik, aman, dan kondusif. [Humas/Udin]












































