Ruwatan Bumi Gempol Sari 2026 Berlangsung Meriah, Polisi Pastikan Acara Aman dan Kondusif

1 day ago 5

KABUPATEN TANGERANG – Tradisi tahunan Ruwatan Bumi Desa Gempol Sari kembali digelar dengan meriah di Kampung Dato, Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 warga itu berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan serta monitoring yang dilakukan Polsek Sepatan.

Sejak pagi, personel Polsek Sepatan bersama Bhabinkamtibmas dan unsur TNI hadir untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan budaya yang diawali dengan kirab hasil bumi dari Kantor Desa menuju lokasi acara.

Selain dihadiri Ketua Panitia Rudi Sanjaya, kegiatan juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Camat Sepatan Timur Miftah Suritho, Kepala Desa Gempol Sari Juni, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti prosesi adat.

Kapolsek Sepatan AKP Fahyani, S.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti tradisi Ruwatan Bumi. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan, " ujar Fahyani.

Rangkaian acara diisi dengan kirab budaya membawa hasil bumi, sambutan para pejabat daerah, hingga penampilan seni bela diri tradisional Pencak Silat Beksi Si Uler Dato, yang menjadi salah satu warisan budaya khas Desa Gempol Sari.

Menurut Fahyani, tradisi Ruwatan Bumi tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal.

"Kami mendukung setiap kegiatan positif masyarakat yang dapat mempererat persatuan dan melestarikan budaya daerah. Semoga tradisi ini terus terjaga dan situasi kamtibmas di wilayah Sepatan Timur tetap aman dan kondusif, " katanya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian hasil bumi kepada masyarakat sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen. Seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |