MESUJI - Suasana khidmat menyelimuti perayaan Hari Galungan di Kabupaten Mesuji. Demi memastikan setiap umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan, jajaran personel Polres Mesuji bersama seluruh Polsek di wilayahnya telah dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan terpadu. Upaya ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, namun juga tertib dan kondusif, agar momen sakral ini dapat dirasakan sepenuhnya oleh seluruh umat.
Fokus pengamanan tidak hanya terbatas pada area ibadah seperti Pura dan sekitarnya, namun juga meluas ke jalur akses utama yang kerap dilalui masyarakat. Sebelum hari-H, langkah antisipatif telah diambil melalui koordinasi erat dengan para pengurus tempat ibadah dan tokoh masyarakat. Diskusi ini sangat penting untuk mengidentifikasi potensi titik rawan dan merumuskan strategi pengamanan yang paling efektif.
Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.Ik, M.H., menegaskan komitmen kepolisian dalam menjamin hak kebebasan beragama dan beribadah bagi seluruh warga negara. Ini adalah wujud nyata bahwa negara hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terutama di momen-momen penting seperti perayaan keagamaan.
"Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada umat Hindu yang sedang melaksanakan perayaan suci ini. Kerukunan antar umat beragama di Mesuji tetap kami jaga dengan baik, " ujar AKBP Dr. Muhammad Firdaus, Rabu (17/06/26).
Selain penjagaan di lokasi-lokasi ibadah, patroli rutin juga gencar dilakukan di sekitar tempat ibadah dan lingkungan permukiman. Langkah ini diambil untuk mencegah segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir.
Hasilnya pun memuaskan. Sepanjang rangkaian ibadah Hari Galungan, situasi di seluruh wilayah Mesuji terpantau aman, tertib, dan berjalan lancar. Tidak ada satu pun insiden yang meresahkan dilaporkan, sebuah bukti keberhasilan upaya pengamanan yang telah dilaksanakan.
AKBP Firdaus menambahkan, pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antar sesama warga menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Mesuji. Budaya saling menghargai ini harus terus dipupuk, terutama saat perayaan keagamaan berlangsung, agar keharmonisan yang telah terjalin dapat terus terjaga.[Humas/Udin]

















































