Lawu Ds (11/06/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds mendukung pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Perhimpunan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (PLMDH) Indonesia yang berlangsung di Madiun, Sabtu (6/6/2026).
Dukungan tersebut diwujudkan dengan mengirimkan delegasi PLMDH wilayah KPH Lawu Ds untuk mengikuti forum nasional yang membahas penguatan kemitraan kehutanan dan pemberdayaan masyarakat desa hutan.
Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Adi Nugroho, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapimnas PLMDH Indonesia yang menjadi wadah konsolidasi dan penyamaan visi antara Perhutani, PLMDH, dan Kementerian Kehutanan dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari.
“Kami berharap hasil Rapimnas ini semakin memperkuat sinergi antara Perhutani dan LMDH dalam pengelolaan hutan. Melalui kemitraan yang harmonis, hutan dapat tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan, ” ujarnya.
Rapimnas PLMDH Indonesia mengusung tema “Nguri-uri Alas Jowo” atau merawat kelestarian hutan Jawa. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki, Direktur Utama Perum Perhutani Tio Handoko, Kepala Divisi Regional Jawa Timur Wawan Triwibowo, jajaran Direktorat Pengendalian Perhutanan Sosial, Dinas Kehutanan Jawa Timur, serta perwakilan PLMDH dan LMDH dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua DPD PLMDH Indonesia KPH Lawu yang juga menjabat Wakil Sekretaris PLMDH Indonesia, Dzulhijjah Fajar, menyampaikan terima kasih atas dukungan Perhutani KPH Lawu Ds sehingga delegasi PLMDH dapat mengikuti Rapimnas.
“Keikutsertaan kami merupakan bentuk komitmen dalam mendukung implementasi Peraturan Direksi Perhutani Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pedoman Kemitraan Perhutani. Melalui forum ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih kuat untuk mendukung pengelolaan hutan bersama masyarakat secara berkelanjutan, ” katanya.
Menurut Fajar, Rapimnas menghasilkan kesepahaman mengenai pentingnya persatuan, edukasi, dan integrasi dalam memperkuat kemitraan kehutanan berbasis masyarakat guna menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan.
Direktur Utama Perum Perhutani, Tio Handoko, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa LMDH merupakan bagian penting dalam sejarah pengelolaan hutan di Pulau Jawa.
“Hubungan Perhutani dan LMDH dibangun atas dasar kepercayaan dan tujuan bersama, yaitu menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki, menekankan pentingnya pengelolaan kawasan hutan yang dilakukan secara bertahap, terukur, dan berbasis kondisi lapangan agar mampu memberikan manfaat yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh pihak.
Melalui partisipasi dalam Rapimnas PLMDH Indonesia, Perhutani KPH Lawu Ds menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan kehutanan bersama masyarakat desa hutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan.@Red.

















































