Perhutani Dampingi Survei Lokasi Menara Pengukuran Angin untuk Rencana PLTB di Ponorogo

3 days ago 13

Lawu Ds (12/06/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds mendampingi tim PT Radiant Utama Interinsco Tbk melakukan survei lokasi rencana pembangunan menara pengukuran potensi angin di Petak 140I, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bungkal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ponorogo Timur, Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan survei merupakan tahap awal kajian pemanfaatan kawasan hutan untuk pemasangan menara pengukuran angin yang akan digunakan sebagai pengumpul data potensi energi angin. Data tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Survei dihadiri Tim Legal Sub Contractor PT Radiant Utama Interinsco Tbk, Suwarman dan Zulkipli, Kepala BKPH Ponorogo Timur Andi G.I. Hutagalung beserta jajaran, serta Kepala Desa Gajah Agus Wijaya. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan lapangan, pengukuran, dan penentuan batas lokasi yang direncanakan.

Administratur Perhutani KPH Lawu Ds melalui Kepala BKPH Ponorogo Timur, Andi G.I. Hutagalung, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung program strategis pemerintah yang berorientasi pada pengembangan energi terbarukan, dengan tetap mengedepankan ketentuan dan regulasi pengelolaan kawasan hutan yang berlaku.

“Pemanfaatan potensi energi angin di wilayah ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan sumber daya baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan. Perhutani pada prinsipnya mendukung program pemerintah sepanjang dilaksanakan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku, ” ujarnya.

Sementara itu, Tim Legal Sub Contractor PT Radiant Utama Interinsco Tbk, Suwarman, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Lawu Ds atas dukungan dan pendampingan selama pelaksanaan survei.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian lokasi yang direncanakan. Hasil survei akan menjadi bahan kajian lebih lanjut dalam proses perencanaan pembangunan menara pengukuran angin. Kami juga memastikan tidak ada penebangan pohon dalam proses pembangunan menara tersebut, ” jelasnya.

Kepala Desa Gajah, Agus Wijaya, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan menara pengukuran angin tersebut. Menurutnya, kerja sama yang selama ini terjalin baik antara Perhutani dan masyarakat Desa Gajah menjadi modal penting untuk mendukung program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |