Perhutani Bojonegoro Ajak Mahasiswa Mengenal Tebangan sebagai Bagian dari Pengelolaan Hutan Lestari

2 hours ago 2

Bojonegoro (12/08/2026) - Perum Perhutani KPH Bojonegoro memberikan edukasi lapangan kepada mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengenai kegiatan tebangan sebagai salah satu bagian dari rangkaian pengelolaan hutan yang dilaksanakan secara terencana, profesional, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung di Petak 106B, RPH Grogolan, BKPH Pradok, KPH Bojonegoro.

Kegiatan edukasi ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung praktik pengelolaan hutan di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai tahapan kegiatan tebangan, mulai dari proses perencanaan, penentuan pohon yang dapat ditebang, hingga aspek teknis pelaksanaan dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan.

KSS Produksi Perhutani KPH Bojonegoro, As’ary, menyampaikan bahwa kegiatan tebangan merupakan bagian dari pengelolaan hutan yang pelaksanaannya harus berpedoman pada perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

“Tebangan bukan sekadar kegiatan mengambil hasil hutan, tetapi merupakan bagian dari rangkaian pengelolaan hutan yang telah direncanakan. Setiap pelaksanaannya harus memperhatikan aspek teknis, keselamatan kerja, serta keberlanjutan hutan agar fungsi dan kelestarian hutan tetap terjaga, ” ujar As’ary.

Menurutnya, edukasi lapangan bagi mahasiswa penting untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai pengelolaan hutan. Melalui pengamatan secara langsung, mahasiswa dapat mengetahui bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan hasil hutan, tetapi juga mencakup perencanaan, pemeliharaan, perlindungan, keselamatan kerja, hingga upaya menjaga keberlanjutan ekosistem hutan.

Sementara itu, Anindya, mahasiswa Universitas Brawijaya, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai pelaksanaan tebangan dalam rangkaian pengelolaan hutan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi kami tentang bagaimana proses tebangan dilakukan secara terencana. Kami dapat melihat langsung kondisi di lapangan dan memahami bahwa kegiatan tebangan merupakan bagian dari pengelolaan hutan yang juga berkaitan dengan keberlanjutan hutan, ” ungkap Anindya.

Ia menambahkan bahwa pembelajaran secara langsung di kawasan hutan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan dengan pembelajaran di dalam kelas. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai kondisi dan praktik pengelolaan hutan secara nyata.

Melalui kegiatan edukasi lapangan tersebut, Perhutani KPH Bojonegoro terus membuka ruang pembelajaran dan kolaborasi bersama dunia pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan hutan secara profesional, terencana, dan berkelanjutan.

Perhutani KPH Bojonegoro berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian generasi muda terhadap pengelolaan hutan lestari sehingga hutan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.@Red.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |