Menyongsong Program Kerja 2026, Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Perkuat Kolaborasi dan Hilangkan Ego Sektoral

1 month ago 11

JAKARTA – Menyongsong pelaksanaan program kerja Tahun 2026, Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar kegiatan Pengarahan Sekretaris Jenderal kepada Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Setjen. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas biro guna mendukung optimalisasi kinerja kementerian ke depan.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, dalam arahannya menegaskan pentingnya kerja sama yang solid dan substantif antarunit kerja. Ia mengajak seluruh jajaran Setjen untuk meninggalkan ego sektoral dan membangun kolaborasi demi menyukseskan tugas dan fungsi kesekretariatan.

“Memulai tugas-tugas kita di tahun 2026 ini, mari kita bareng-bareng kerja sama untuk hal yang substantif, utamanya pada pemenuhan tugas dan fungsi kesekjenan, ” ujar Dalu Agung Darmawan saat memimpin rapat di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (5/1).

Lebih lanjut, Sekjen ATR/BPN menjelaskan bahwa kesuksesan program kementerian tidak dapat dicapai dengan bekerja secara terpisah. Setiap unit kerja diharapkan mampu saling melengkapi sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan.

“Seperti yang telah dibahas pada Rakernas Desember 2025 lalu, ketika unit teknis fokus pada penyelesaian berkas pertanahan, Kesekjenan harus berpikir apa yang bisa kita dukung. Dari perencanaan kegiatan, memastikan output, hingga evaluasi SOP oleh Biro Ortala dan Manajemen Risiko. Jangan sampai kita bekerja sendiri-sendiri, ” tegasnya.

Kegiatan pengarahan ini dihadiri oleh para Kepala Biro serta Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Setjen Kementerian ATR/BPN, di antaranya dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Biro Umum dan Layanan Pengadaan, Biro Organisasi dan Tata Laksana dan Manajemen Risiko, Biro Sumber Daya Manusia, Biro Hukum, Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, serta Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang.

Dalam kesempatan tersebut, Dalu Agung Darmawan juga menyoroti peran strategis Jabatan Fungsional yang dinilai semakin krusial dalam mendukung kinerja biro. Jabatan Fungsional disebut sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas teknis sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Jabatan Fungsional menjadi posisi yang semakin hari semakin dibutuhkan. Mereka adalah pelaksana teknis, sementara Pejabat Struktural berpikir strategis tentang arah organisasi dan bagaimana memberdayakan fungsional agar kinerja semakin optimal, ” pungkasnya.

Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh jajaran Setjen Kementerian ATR/BPN dapat menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta berkontribusi aktif dalam menyukseskan program kerja kementerian pada Tahun 2026 secara efektif dan berkelanjutan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |