Marinir Borong Hasil Bumi Warga Komopa, Ekonomi Lokal Ikut Bergerak

5 hours ago 6

PANIAI - Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir mendatangi warga Kampung Komopa, Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (21/8/2026). Tak hanya menjalankan tugas pengamanan, para prajurit juga membeli hasil bumi yang dijajakan warga sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Para prajurit berinteraksi langsung dengan warga dan membeli berbagai hasil kebun yang tersedia. Aktivitas tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menjual hasil bumi yang mereka miliki.

Langkah sederhana itu dinilai memberi manfaat langsung bagi warga Kampung Komopa. Selain membantu perputaran ekonomi masyarakat, interaksi antara prajurit dan warga turut membangun kedekatan selama Satgas menjalankan tugas di wilayah Paniai.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., mengatakan keberadaan prajurit di tengah masyarakat diupayakan dapat memberikan manfaat nyata.

“Kami hadir tidak hanya untuk melaksanakan tugas pengamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan membeli hasil bumi warga, kami berharap dapat membantu perekonomian sekaligus mempererat tali silaturahmi, ” ujar Helilintar.

Menurutnya, hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi bagian penting selama prajurit menjalankan tugas di wilayah penugasan. Kedekatan tersebut dibangun melalui interaksi langsung dan kegiatan yang memberi manfaat bagi warga.

Kegiatan membeli hasil bumi warga menjadi salah satu bentuk kepedulian sederhana yang dilakukan prajurit Marinir. Di sisi lain, transaksi tersebut membantu hasil kebun masyarakat terserap dan memberikan tambahan pemasukan bagi warga.

Satgas Yonif 2 Marinir pun terus berupaya membangun kebersamaan dengan masyarakat Kampung Komopa melalui interaksi yang positif, dengan harapan hubungan antara prajurit dan warga semakin erat serta situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |