Marinir Berdayakan Ekonomi Lokal Yahukimo Lewat Sentuhan Sederhana

3 hours ago 2

YAHUKIMO - Di tengah bentangan alam Papua Pegunungan yang mempesona, hadirnya prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir di Kampung Halabok, Yahukimo, membawa makna lebih dari sekadar menjaga garis batas. Selasa (28/4/2026), sebuah pemandangan hangat tersaji: para prajurit turun langsung ke lapak-lapak sederhana warga, memberikan dukungan tak ternilai bagi roda ekonomi lokal.

Di sela rutinitas patroli yang menuntut kewaspadaan tinggi, anggota Satgas menyempatkan diri menyambangi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Di atas alas seadanya, warga menjajakan hasil bumi yang menjadi penopang hidup mereka, seperti ubi jalar dan berbagai jenis sayuran segar. Komoditas sederhana ini bukan hanya sekadar barang dagangan, melainkan denyut nadi kehidupan di Kampung Halabok.

Lapak tradisional ini lebih dari sekadar tempat bertransaksi. Ia adalah arena interaksi sosial yang menjaga semangat ekonomi lokal tetap bergelora, bahkan di tengah tantangan geografis dan keterbatasan yang ada. Kehadiran prajurit yang turut menjadi pembeli, dengan ramah menukar uang dengan hasil bumi, menjadi wujud nyata kepedulian dan dukungan yang menyentuh hati.

“Langkah sederhana seperti ini diharapkan bisa membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan yang sudah terjalin dengan baik, ” ungkap salah satu personel di lokasi.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan komitmennya. Ia menekankan bahwa kehadiran prajurit di wilayah penugasan harus senantiasa membawa manfaat positif bagi masyarakat.

“Saya tekankan kepada seluruh prajurit untuk tetap profesional, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengutamakan prosedur dalam setiap tugas. Kehadiran kita juga harus memberi dampak positif bagi masyarakat, ” tegasnya.

Menurutnya, kedekatan dengan warga adalah kunci utama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. Kepercayaan yang terbangun dari interaksi tulus sehari-hari menjadi pondasi terpenting dalam menjaga stabilitas di daerah yang penuh tantangan ini.

Melalui aksi sederhana namun penuh makna di lapak tradisional, Satgas Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa pengabdian terbesar seringkali lahir dari langkah-langkah kecil yang penuh kepedulian. Dari gestur sederhana ini, tumbuh harapan dan semangat baru bagi masyarakat untuk terus bertahan, berinovasi, dan berkembang di tanah Papua yang mereka cintai.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |