Kasdam Diponegoro Pimpin Seleksi Caba PK TNI AD, Kualitas Calon Jadi Sorotan

13 hours ago 6

SEMARANG - Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma memimpin sidang penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Reguler Pria Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Balai Diponegoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2026). Dalam sidang tersebut, objektivitas dan kualitas calon menjadi perhatian utama sebelum menentukan peserta yang dinyatakan memenuhi kriteria.

Sidang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses rekrutmen prajurit TNI AD. Tim seleksi diminta mencermati hasil pemeriksaan secara menyeluruh agar calon yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma menekankan agar seluruh tim seleksi tidak memberikan penilaian berdasarkan pertimbangan subjektif. Setiap calon harus dinilai sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.

“Berikan penilaian secara objektif terhadap setiap calon. Kualitas tetap menjadi pertimbangan utama dalam menentukan calon yang akan dipilih, ” tegas Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma.

Menurutnya, hasil pemeriksaan tidak cukup dilihat dari satu aspek. Seluruh komponen seleksi perlu dipertimbangkan secara menyeluruh untuk mendapatkan gambaran kemampuan dan kelayakan masing-masing peserta.

Kasdam juga mengingatkan personel yang terlibat dalam proses seleksi agar menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Ketelitian dan objektivitas diperlukan agar proses penerimaan menghasilkan calon prajurit yang memenuhi standar TNI AD.

Proses seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam IV/Diponegoro menjaga kualitas sumber daya manusia sejak tahap awal rekrutmen. Calon yang terpilih diharapkan memiliki kemampuan, disiplin, ketangguhan, serta potensi untuk berkembang menjadi prajurit profesional.

Dengan proses seleksi yang dilakukan secara cermat dan bertanggung jawab, Kodam IV/Diponegoro menargetkan calon Bintara yang lolos benar-benar memenuhi persyaratan dan siap mengikuti pendidikan sebelum menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

(Agung)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |