Huntara untuk Korban Bencana Agam Diresmikan Menteri, Warga Sambut Haru

1 week ago 13

Agam-Suasana haru menyelimuti Lapangan Sepak Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu ini. Momen bersejarah ini ditandai dengan peresmian penggunaan 117 unit hunian sementara (huntara) bagi para penyintas bencana alam. Acara prestisius ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., didampingi Ketua DPRD Kabupaten Agam, H. Ilham, Lc, MA.

Peresmian huntara ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah tonggak penting yang menandai percepatan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Agam. Sebelumnya, warga terdampak harus rela berbagi ruang kelas sekolah sebagai tempat tinggal sementara. Kini, 117 unit huntara yang telah rampung dibangun siap memberikan tempat berlindung yang lebih layak dan aman.

Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy, yang juga memimpin Tim Pengarah Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, menegaskan pentingnya penanganan bencana yang bergerak cepat, terpadu, dan melibatkan seluruh elemen bangsa. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menekankan kehadiran negara secara nyata di setiap fase penanggulangan bencana.

“Pembangunan hunian sementara ini adalah bagian krusial dari strategi percepatan pemulihan. Kami bertekad agar masyarakat terdampak tidak berlama-lama dalam pengungsian. Prioritas utama kami adalah mengembalikan kehidupan keluarga korban bencana ke kondisi yang lebih baik dan aman secepat mungkin, ” ujar Prof. Dr. Muhadjir Effendy.

Ia juga tak lupa mengapresiasi langkah sigap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta dukungan penuh pemerintah daerah, termasuk DPRD Kabupaten Agam. Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan pembangunan huntara yang kini menjadi saksi bisu harapan baru bagi para penyintas.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi, baik pemerintah, para relawan yang tak kenal lelah, maupun masyarakat. Apresiasi khusus saya berikan kepada para penyintas bencana atas kesabaran dan ketabahan luar biasa yang telah mereka tunjukkan selama masa penantian ini, ” tambah Prof. Dr. Muhadjir Effendy.

Ketua DPRD Kabupaten Agam, H. Ilham, Lc, MA, turut menyuarakan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat dan provinsi atas perhatian serius yang diberikan kepada masyarakat Agam. Ia melihat pembangunan huntara ini sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi dan memulihkan kehidupan warganya.

“Alhamdulillah, hari ini kita semua menyaksikan langsung upaya nyata pemerintah dalam menyediakan hunian sementara yang layak bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana, khususnya bagi mereka yang rumahnya rusak berat atau hilang. Ini adalah bentuk kepedulian dan sinergi yang sangat kami hargai, ” ungkap H. Ilham.

Lebih lanjut, H. Ilham menyatakan komitmen DPRD Kabupaten Agam untuk terus mendukung dan mengawal seluruh proses pemulihan pascabencana, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat. “Kenyamanan dan keselamatan warga adalah prioritas utama dalam setiap kebijakan yang kami ambil, ” tegasnya.

Dengan ditempatinya 117 unit huntara ini, H. Ilham berharap masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal, seraya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. “Kami berharap hunian sementara ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sambil kita bersama-sama menatap masa depan yang lebih cerah dan aman, ” tuturnya penuh harap.

Peresmian 117 unit huntara di Kayu Pasak ini menjadi harapan besar bagi percepatan dan keberlanjutan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |