Di Hadapan Menteri Investasi, Bupati Iksan Tegaskan Dukungan untuk Proyek BNSI Industri Hijau di Morowali

1 day ago 8

MOROWALI, Sulawesi  Tengah– Pemerintah Kabupaten Morowali menegaskan komitmennya dalam mendukung investasi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat menghadiri upacara penempatan peralatan utama (Autoclave Placement Ceremony) proyek BNSI yang turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido, serta sejumlah pejabat pemerintah dan pelaku industri, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan proyek BNSI yang mengusung konsep industri hijau berbasis teknologi rendah emisi (zero emission). Kehadiran Menteri Investasi sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan investasi hilirisasi yang berkelanjutan di Kabupaten Morowali.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut baik setiap investasi yang tidak hanya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Kalau kami dari daerah tentunya sangat mendukung, karena di Kabupaten Morowali sangat banyak industri yang hari ini datang berinvestasi. Para investor kita sekarang mengarah pada aspek lingkungan, zero emission, dan sebagainya. Itu memang sesuai dengan prinsip yang kita terapkan di Kabupaten Morowali, " ujar Iksan.

Menurutnya, perubahan arah investasi menuju industri yang lebih ramah lingkungan merupakan perkembangan positif bagi Morowali yang saat ini menjadi salah satu pusat hilirisasi mineral di Indonesia. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap investasi yang mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kemajuan industri, serta pelestarian lingkungan.

Bupati Iksan berharap proyek BNSI dapat menjadi contoh penerapan teknologi modern yang tidak hanya meningkatkan produktivitas industri, tetapi juga mampu mengurangi emisi dan mendukung target pembangunan rendah karbon.

"Ini merupakan bagian yang kita sambut bersama dan kita dukung, " tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri menjadi kunci dalam mewujudkan iklim investasi yang sehat, berdaya saing, serta berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui pengembangan proyek BNSI, Pemerintah Kabupaten Morowali optimistis investasi berbasis industri hijau akan terus tumbuh dan memperkuat posisi Morowali sebagai kawasan strategis hilirisasi nasional. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |