KEDIRI - Dalam upaya melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, bermental baja, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi, SMK YP 17 Pare menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan Bela Negara untuk seluruh siswa-siswi kelas XI. Kegiatan penggemblengan fisik dan mental ini dipusatkan di Markas Brigif 16/Wira Yudha, Jalan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.
Sebanyak 555 siswa terlibat dalam kegiatan ini. Untuk memastikan bahan dan pelatihan dapat diserap secara optimal, seluruh peserta yang terlibat dalam dua gelombang pelaksanaan:
Gelombang 1: Berlangsung pada tanggal 20 – 22 Juli 2026
Gelombang 2: Berlangsung pada tanggal 23 – 25 Juli 2026
Selama tiga hari dua malam di masing-masing gelombang, para peserta mendapatkan bimbingan dan pelatihan intensif secara langsung dari tim pelatih berpengalaman Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Markas Brigif 16/Wira Yudha. Materinya meliputi kedisiplinan, peraturan baris-berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga pembentukan kedisiplinan mental dan fisik.
Siap Terjun ke Dunia Kerja dan Masyarakat
Kepala SMK YP 17 Pare, Hj. Luluk Nadzifah Budiarti, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa program kolaborasi dengan TNI ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membekali siswa tidak hanya dengan keterampilan akademis dan kejuruan, tetapi juga karakter pribadi yang santun dan kokoh.
“Kami berharap melalui pelatihan LDKS dan Bela Negara ini, anak-anak memiliki karakter yang baik, mental yang tangguh, serta rasa cinta tanah air yang mendalam. Ketika nilai-nilai tersebut tertanam kuat, siswa akan semakin disiplin, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta selalu sopan dan santun kepada orang tua, guru, maupun sesama teman, ” ujar Hj. Luluk Nadzifah Budiarti.
Beliau juga menegaskan bahwa karakter dan kedisiplinan tersebut nantinya akan menjadi modal dasar yang sangat berharga ketika para siswa lulus, terjun ke dunia industri/kerja (IDUKA), serta bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, SMK YP 17 Pare optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya terampil dan kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan tinggi, dan berjiwa nasionalis.


















































