PANGANDARAN JAWA BARAT – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan 'aplikasi digital Panah Pasopati' sebagai inovasi penelusuran kendaraan bermotor yang menunggak pajak. Peluncuran ini diikuti secara langsung dan virtual oleh seluruh Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) se-Jawa Barat, Rabu pagi (28/01/2025)
Kepala Bapenda Pangandaran melalui
"Evan Andy Hakim Nasution S.STP", Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan
Bapenda Pangandaran menyampaikan bahwa aplikasi Panah Pasopati menjadi terobosan baru dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor dengan pendekatan yang lebih humanis dan simpatik.
“Mulai hari ini, kita melakukan penelusuran secara on the spot langsung melalui aplikasi. Kami bukan dalam rangka memaksa masyarakat membayar pajak, melainkan mengingatkan dan mengajak dengan cara yang sopan, akurat, dan simpatik, ” ujar Evan
Menurutnya, meskipun secara teori pajak merupakan kewajiban yang memiliki unsur memaksa, Bapenda Jabar memilih pendekatan persuasif agar tumbuh kesadaran kolektif masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak. Ia juga menegaskan komitmen Gubernur Jawa Barat bahwa seluruh penerimaan pajak kendaraan bermotor akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana, khususnya infrastruktur jalan.
Evan Andi Hakim menambahkan, peluncuran Panah Pasopati juga dibarengi dengan penugasan tambahan bagi seluruh jajaran Bapenda, mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan. “Target bukan hanya dibebankan kepada petugas di bawah. Kami di level pimpinan juga memiliki target dan tanggung jawab yang sama, ” tegasnya.
Dalam implementasinya, petugas penelusuran akan dibekali surat pemberitahuan resmi yang disampaikan secara langsung kepada wajib pajak dengan bahasa yang santun. Aplikasi ini memungkinkan ASN melakukan pemantauan, konfirmasi, hingga tindak lanjut tunggakan pajak secara cepat dan akurat.
Secara simbolis, pelepasan petugas penelusuran dilakukan dengan pernyataan resmi dimulainya tugas perdana. Nama Panah Pasopati sendiri terinspirasi dari senjata Arjuna dalam kisah pewayangan, yang melambangkan ketepatan, kekuatan, dan fokus.
Melalui aplikasi digital ini, Bapenda Jabar berharap dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mempercepat proses penelusuran tunggakan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah secara transparan dan berkeadilan. (Hrs)

















































