KEDIRI - Halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada Rabu (25/3) menjadi saksi bisu dimulainya kembali geliat aparatur sipil negara (ASN) pasca libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Momen ini tak hanya menandai berakhirnya masa rehat, namun juga bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Kediri yang ke-1222, sebuah tonggak sejarah yang patut direfleksikan.
Apel yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Dewi Mariya Ulfa, membacakan sambutan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Beliau menekankan bahwa apel ini sejatinya merupakan momentum kebangkitan semangat kerja pasca bulan suci Ramadhan dan Idulfitri. Lebih dari sekadar kehadiran fisik, fokus utama adalah pada kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ukuran kerja kita bukan sekadar hadir dan lamanya waktu di kantor, melainkan sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat, ” tegas Bupati dalam sambutannya.
Pasca libur panjang, masyarakat tentu menanti pelayanan yang sigap dan optimal. Mulai dari urusan administrasi kependudukan yang krusial, layanan kesehatan yang menjadi prioritas, hingga proses perizinan yang efisien, semuanya dituntut untuk berjalan maksimal tanpa penundaan. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintah diharapkan dapat segera bekerja dengan penuh dedikasi.
Dalam kesempatan yang sama, sejumlah isu strategis daerah turut diangkat. Penanganan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah dengan angka 9, 81 persen, serta upaya berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting, menjadi sorotan utama. Kedua tantangan besar ini memerlukan sinergi lintas sektor yang kuat, karena penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara parsial.
Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus tak terelakkan. Seluruh perangkat daerah dihimbau untuk senantiasa menjaga standar pelayanan tertinggi, memastikan tidak ada lagi celah untuk layanan yang kurang optimal, utamanya di fasilitas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan mendesak.
Mengusung tema Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222, “Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya”, Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya. Pembangunan yang dijalankan akan senantiasa berakar pada nilai-nilai luhur budaya lokal, diperkuat oleh semangat persatuan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat.
“Apel ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dengan semangat baru, serta penguatan komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik, ” ujar Mbak Dewi, sapaan akrab Wakil Bupati.
“Dirgahayu Kabupaten Kediri ke-1222. Semoga semakin maju, kuat, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera, ” pungkasnya, menutup rangkaian apel dengan harapan yang membumbung tinggi untuk masa depan Kabupaten Kediri.(adv/PKP)











































